Nama lengkapnya adalah Rumaisha’ Ummu Sulaim binti Malhan
bin Khalid bin Zaid bin Haram bin Jundub bin Amir bin Ghanam bin Adi bin Naja
al-Anshaiyah al-Khazrajiyah.
Tampilkan postingan dengan label Shahabat kalangan perempuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Shahabat kalangan perempuan. Tampilkan semua postingan
Minggu, 12 April 2015
Shahabat Ummu Ruman
Dia beriman, berbaiat dan berhijrah. Dia berikan kebaikan untuk
Allah dan Rasul-Nya dalam keislamannya, hingga dia beroleh janji,
“Barangsiapa yang ingin melihat seorang bidadari, maka lihatlah wanita
ini.”
Shahabat Ummu Waraqah binti Naufal
Namanya adalah Ummu Waraqah binti Abdullah atau dikenal dengan Ummu Waraqah
binti Naufal, ia putri dari Abdullah bin al- Haris bin Uwaimar bin Naufal
al-Anshariyah, dinisbahkan kepada kakeknya.
Shahabat Ummu Ma’bad
Perjalanan hijrah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang disertai
sahabat beliau, Abu Bakr Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu berlangsung diam-diam,
menghindari kejaran Quraisy. Perjalanan yang tak ringan. Di tengah payahnya
perjalanan Makkah-Madinah, mereka singgah di sebuah tenda, tempat tinggal
sepasang suami istri yang selalu memberikan jamuan kepada orang-orang yang
singgah di sana. Peristiwa yang menakjubkan pun terjadi dalam kehidupan seorang
wanita bernama Ummu Ma’bad.
Shahabat Ummu Umarah (Nusaibah binti Kaab)
Nama lengkapnya adalah Nusaibah binti Ka’ab bin Amru bin Auf bin Mabdzul
al-Anshaiyah. Ia adalah seorang wanita dari Bani Mazin an-Najar.
Shahabat Ummu Hakim binti al-Harits
Nama lengkapnya adalah Ummu Hakim binti al-Harits bin Hisyam
bin Mughirah al-Makhzumiyah. Beliau adalah putri dari saudaranya Abu Jahal Amru
bin Hisyam yang menjadi musuh Allah dan Rasul-Nya. Adapun ibu beliau bernama
Fathimah binti al-Walid.
Shahabat Ummu Haram (Malikah binti Milhan bin Khalid Al-Anshariah)
Nama lengkapnya adalahUmmu Haram binti Malhan bin Khalid bin Zaid bin
Haram bin Jundub bin Amir bin Ghannam bin Adi bin Nazar al-Anshariyah
an-Najjariyyah al-Madaniyyah. Ia seorang sahabat wanita yang
selalu ikut berangkat bersama pejuang muslim dan sempat mengikuti beberapa kali
pertempuran. Beliau sempat ikut dalam penaklukan Siprus bersama suaminya tetapi
ia terjatuh dari tunggangannya sehingga dia mati syahid di tempat itu.
Shahabat Ummu Syuraik al-Qurasyiah
Namanya adalah Ghaziyah binti Jabir bin Hakim. Beliau
seorang wanita dari Quraisy, wanita dari Bani Amir bin Lu’ai dan ia pernah
menjadi istri Abu al-Akr ad-Dausi.
Shahabat Ummu Hani’ bintu Abi Thalib Al-Hasyimiyyah
Dia bernama Fakhitah, seorang wanita dari kalangan bangsawan
Quraisy. Putri paman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Thalib Abdu
Manaf bin Abdil Muththalib bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushay. Ibunya bernama
Fathimah bintu Asad bin Hasyim bin Abdi Manaf. Dia saudari sekandung ‘Ali, ‘Aqil
dan Ja’far, putra-putra Abu Thalib.
Shahabat Ummu Fadhl (Lubabah binti al-Haris)
Nama lengkapnya adalah Lubabah binti al-Haris bin Huzn bin Bajir bin Hilaliyah.
Beliau adalah Lubabah al-Kubra, dikenal dengan kuniyahnya yakni
Ummu Fadhl. Ummu Fadhl adalah salah satu dari empat wanita yang
dinyatakan keimanannya oleh Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wasallam. Keempat
wanita tersebut adalah Maimunah, Ummu Fadhl, Asma’ dan Salma.
Shahabat Ummu Aiman (Barkah bintu Tsa’labah bin ‘Amr)
Perjalanannya dalam mengiringi kehidupan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa
sallam tak dapat diabaikan. Kemuliaan yang disandangnya di sisi Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam tak layak dilupakan. Hingga manusia paling mulia
itu pun berkata tentangnya, dialah ibu setelah ibuku….
Shahabat Ummu Athiyyah Al-Anshariyah
Bak taburan mutiara, riwayat-riwayat hadits menghiasi kehidupannya.
Barangkali, seseorang yang membuka halaman demi halaman kitab-kitab hadits
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam akan menemukan nama seorang wanita yang
mulia, Ummu ‘Athiyyah Al-Anshariyyah.
Shahabat Umamah Bintu Abil ‘Ash
Bagaimana takkan bahagia merasakan kasih sayang seorang yang begitu mulia,
menjadi panutan seluruh manusia. Kisah buaian sang kakek dalam shalat menyisakan
faedah besar bagi kaum muslimin di seluruh dunia.
Shahabat Sumayyah binti Khayyath
Namanya adalah Sumayyah binti Khayyat, hamba sahaya dari Abu
Hudzaifah bin Mughirah. Beliau dinikahi oleh Yasir, seorang pendatang yang
kemudian menetap di Mekah. Karenanya, tidak ada kabilah yang dapat membelanya,
menolongnya, dan mencegah kezaliman atas dirinya. Sebab, dia hidup sebatang
kara, sehingga posisinya sulit di bawah naungan aturan yang berlaku pada masa
jahiliyah.
Shahabat Shafiyah Binti Abdul Muththalibs
Nama lengkapnya adalah Shafiyyah binti Abdul Muththalib bin
Hisyam bin Abdi Manaf bin Qushay bin Kilab al-Qurasyiyah al-Hasyimiyah. Beliau
adalah bibi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam, saudari dari singa Allah
Hamzah bin Abdul Muththalib. Beliau juga seorang ibu dari sahabat agung, yaitu
Zubair bin Awwam.
Shahabat Raihanah binti Zaid Bin Amru
Para perawi hadits berselisih pendapat tentang kehidupan Raihanah. Selain
itu, tidak banyak riwayat yang menjelaskan istri Rasulullah yang satu ini.
Permasalahan berpusat pada data apakah Rasulullah membebaskannya kemudian
menikahinya atau beliau hanya menjadikannya sebagai budak? Sebagian riwayat
mengatakan bahwa Raihanah termasuk salah seorang istri beliau, namun riwayat
lain mengatakan bahwa dia bukan istri beliau.
Shahabat Rubai binti Ma’udz
Nama sebenarnya adalah Ruba’i bi Ma’udz bin al-Haris bin Fifa’ah bin al-Haris
bin Sawad bin Malik bin Ghanam bin Malik al-Anshariyah an-Najariyah. Ibu beliau
Ummu Yazid binti Qais bin Za’wa’ bin Haram bin Jundub bin Amir bin Ghanam bin
Adi bin an-Najar.
Shahabat Khaulah binti Tsa’labah
Nama lengkapnya adalah Khaulah binti tsa’labah bin Ashram bin Farah bin
Tsa’labah Ghanam bin ‘Auf. Beliau tumbuh sebagai wanita yang fasih dan
pandai. Beliau dinikahi oleh Aus bin Shamit bin Qais, saudara dari Ubadah bin
Shamit Radhiallahu ‘anhu, yang senantiasa menyertai perang Badar dan perang Uhud
dan mengikuti seluruh peperangan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam. Dengan
Aus inilah Khaulah melahirkan anak laki-laki yang bernama Rabi’.
Shahabat Khansa binti Amru
Nama lengkapnya adalah Tamadhar binti Amru bin al-Haris bin asy-Syarid,
seorang wanita penyair yang tersohor. Beberapa syair terlantun dari lisan beliau
di saat kematian saudaranya Shakhr di masa jahiliyah, maka beliau meratap dengan
ratapan yang menyedihkan, yang akhirnya syair tersebut menjadi syair yang paling
terkenal dalam hal syair duka cita. Di antara syair yang bagus yang beliau
ciptakan adalah sebagai berrikut.
Shahabat Hindun binti ‘Uthbah
Nama lengkapnya adalah Hindun binti ‘Uthbah bin Robi’ah bin
Abdi Syams bin Abdi Manaf al-Umawiyah al-Qurasyiyah . Ibunya bernama Shafiyyah
binti Umayyah bin Haritsah bin al-Auqashi bin Murah bin Hilal bin Falih bin
Dzikwan bin Tsa’labah bin Bahtah bin Salim.
Langganan:
Postingan (Atom)