Ia dilahirkan di Madinah dari budak perempuan milik Nabi yakni Mariyah Al
Qibthiyyah pada bulan Jumadil Ula atau pada bulan Jumadil Akhir tahun ke 9
Hijriyyah. Dan ia meninggal dunia pada tanggal 29 Syawal di tahun ke 10
Hijriyyah, yakni pada hari terjadinya gerhana matahari di Madinah dalam usia
menyusui, yakni dalam umur 16 atau 18 bulan. Lalu dikebumikan di Baqi'. Nabi
pernah berkata, "Sungguh akan ada yang menyusuinya di surga untuk
menyempurnakan masa susuannya."
Tampilkan postingan dengan label Putra-Putri Rasulullah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Putra-Putri Rasulullah. Tampilkan semua postingan
Senin, 27 April 2015
'Abdullah bin Muhammad
Ada yang menyebutkan bahwa ia dilahirkan pada masa keislaman. Namun ada pula
yang menyebutkan bahwa itu sebelum masa keislaman, lalu ia meninggal dunia dalam
usia yang masih kecil. Ia merupakan putra terakhir Nabi dari Khadijah.
Minggu, 26 April 2015
Fatimah Az Zahra Binti Rasulullah (Wafat 11 H)
Pemimpin wanita pada masanya ini adalah pui ke 4 dari anak anak Rasulullah
Shallallahu alaihi wassalam, dan ibunya adalah Ummul Mukminin Khadijah binti
Khuwalid. Sesungguhnya allah Subhanahu wa ta’ala menghendaki kelahiran Fathimah
yang mendekati tahun ke 5 sebelum Muhammad diangkat menjadi Rasul, bertepatan
dengan peristiwa besar yaitu ditunjuknya Rasulullah sebagai menengah ketika
terjadi perselisiha antara suku Quraisy tentang siapa yang berhak meletakan
kembali Hajar Aswad setelah Ka’abah diperbaharui. Dengan kecerdasan akalnya
beliau mampu memecahkan persoalan yang hampir menjadikan peperangan diantara
kabilah-kabilah yang ada di Makkah.
Sabtu, 25 April 2015
Ummu Kultsum Binti Muhammad (Wafat 9 H)
Ummu Kultsum adalah adik Ruqayyah , putri Rasulullah . Ia telah menikah
dengan Utaibah bin Abu Lahab, saudara Utbah yang telah menikahi Ruqayyah,
sebelum mereka mengenal Islam. Lalu ketika Rasulullah . telah diangkat menjadi
Nabi, ia dan saudara-saudaranya memeluk Islam dengan lapang dada. Dan dakwah
Nabi.
Jumat, 24 April 2015
Ruqayyah Binti Rasulullah (Wafat 2 H)
Ruqayyah telah menikah dengan Utbah bin Abu lahab sebelum masa
kenabian. Sebenarnya hal itu sangat tidak disukai oleh Khadijah.. Karena ia
telah mengenal perilaku ibu Utbah, yaitu Umrnu jamil binti Harb, yang terkenal
berperangai buruk dan jahat. ia khawatir putrinya akan memperoleh sifat-sifat
buruk dari ibu mertuanya tersebut. Dan ketika Rasulullah . telah diangkat
menjadi Nabi, maka Abu Lahablah, orang yang paling memusuhi Rasulullah . dan
Islam. Abu Lahab telah banyak menghasut orang-orang Mekkah agar memusuhi Nabi .
dan para sahabat . Begitu pula istrinya, Ummu Jamil yang senantiasa berusaha
mencelakakan Rasulullah . dan memfitnahnya. Atas perilaku Abu lahab dan
permusuhannya yang keras terhadap Rasulullah ., maka Allah telah menurunkan
wahyu-Nya, ‘Maka celakalah kedua tangan Abu lahab, (Al lahab:
1)
Kamis, 23 April 2015
Zainab binti Muhammad (Wafat 8 H)
Zainab adalah putri tertua Rasulullah .. Rasulullah . telah
menikahkannya dengan sepupu beliau, yaitu Abul ‘Ash bin Rabi’ sebelum beliau
diangkat menjadi Nabi, atau ketika Islam belum tersebar di tengah-tengah mereka.
lbu Abul ‘Ash adalah Halah binti Khuwaylid, bibi Zainab dari pihak ibu. Dari
pernikahannya dengan Abul ‘Ash mereka mempunyai dua orang anak: Ali dan Umamah.
Ali meninggal ketika masih kanak-kanak dan Umamah tumbuh dewasa dan kemudian
menikah dengan Ali bin Abi Thalib. setelah wafatnya Fatimah.
Rabu, 22 April 2015
Al-Qosim bin Muhammad
Ia merupakan putra pertama Rasulullah صلى ا لله عليه وسلم dan beliau dijuluki
dengan Abul Qosim, ia hidup hingga mampu berjalan
kemudian meninggal dunia dalam usia 2 tahun.
Tidak boleh orang berkunyah ‘Abul Qosim’ berdasarkan Hadits Rasulullah shollahu’alaihiwasallam, “Hendaklah kalian bernama dengan nama-namaku tetapi jangan berkunyah dengan kunyahku (Abul Qosim).” (HR. Bukhori no. 3537 dll).
Ibnul Qoyyim mengatakan, “Pendapat yang benar bernama dengan nama Nabi itu diperbolehkan. Sedangkan berkunyah dengan kunyah Nabi itu terlarang. Berkunyah dengan kunyah Nabi saat beliau masih hidup itu terlarang lagi. Terkumpulnya nama dan kunyah Nabi pada diri seseorang juga terlarang.” (Zaadul Ma’ad, 2/317, Muassasah Ar-Risalah).
Beliau juga mengatakan, “Kunyah adalah salah satu bentuk penghormatan terhadap orang yang diberi kunyah… diantara petunjuk Nabi adalah memberi kepada orang yang sudah punya ataupun yang tidak punya anak. Tidak terdapat Hadits yang melarang berkunyah dengan nama tertentu, kecuali berkunyah dengan nama Abul Qasim.” (Zaadul Maad, 2/314).
Imam Ibnu Muflih berkata, “Diperbolehkan berkunyah meskipun belum memiliki anak.” (Al-Adab Asy-Syar’iyyah karya Ibnu Muflih 3/152, Muassasah Ar-Risalah).
Tidak boleh orang berkunyah ‘Abul Qosim’ berdasarkan Hadits Rasulullah shollahu’alaihiwasallam, “Hendaklah kalian bernama dengan nama-namaku tetapi jangan berkunyah dengan kunyahku (Abul Qosim).” (HR. Bukhori no. 3537 dll).
Ibnul Qoyyim mengatakan, “Pendapat yang benar bernama dengan nama Nabi itu diperbolehkan. Sedangkan berkunyah dengan kunyah Nabi itu terlarang. Berkunyah dengan kunyah Nabi saat beliau masih hidup itu terlarang lagi. Terkumpulnya nama dan kunyah Nabi pada diri seseorang juga terlarang.” (Zaadul Ma’ad, 2/317, Muassasah Ar-Risalah).
Beliau juga mengatakan, “Kunyah adalah salah satu bentuk penghormatan terhadap orang yang diberi kunyah… diantara petunjuk Nabi adalah memberi kepada orang yang sudah punya ataupun yang tidak punya anak. Tidak terdapat Hadits yang melarang berkunyah dengan nama tertentu, kecuali berkunyah dengan nama Abul Qasim.” (Zaadul Maad, 2/314).
Imam Ibnu Muflih berkata, “Diperbolehkan berkunyah meskipun belum memiliki anak.” (Al-Adab Asy-Syar’iyyah karya Ibnu Muflih 3/152, Muassasah Ar-Risalah).
Langganan:
Postingan (Atom)