Pernikahan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam dengan Zainab binti Jahsy
didasarkan pada perintah Allah sebagai jawaban terhadap tradisi jahiliah. Zainab
binti Jahsy adalah istri Rasulullah yang berasal dan kalangan kerabat sendiri.
Zainab adalah anak perempuan dan bibi Rasulullah, Umaimah binti Abdul
Muththalib. Beliau sangat mencintai Zainab.
Tampilkan postingan dengan label Istri-istri Rasulullah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Istri-istri Rasulullah. Tampilkan semua postingan
Selasa, 21 April 2015
Minggu, 19 April 2015
Ummu Salamah (Wafat 59 H)
Ummu Salamah adalah seorang Ummul-Mukminin yang berkepribadian
kuat, cantik, dan menawan, serta memiliki semangat jihad dan kesabaran dalam
menghadapi cobaan, lebih-lebih setelah berpisah dengan suami dan anak-anaknya.
Berkat kematangan berpikir dan ketepatan dalam mengambil keputusan, dia
mendaparkan kedudukan mulia di sisi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam.. Di
dalam sirah Ummahatul Mukminin dijelaskan tentang banyaknya sikap mulia dan
peristiwa penting darinya yang dapat diteladani kaum muslimin, baik sikapnya
sebagai istri yang selalu menjaga kehormatan keluarga maupun sebagai pejuang di
jalan Allah
Sabtu, 18 April 2015
Ummu Habibah binti Abu Sufyan (Wafat 44 H)
Dalam perjalanan hidupnya, Ummu Habibah banyak mengalami
penderitaan dan cobaan yang berat. Setelah memeluk Islam, dia bersama suaminya
hijrah ke Habasyah. Di sana, ternyata suaminya murtad dari agama Islam dan
beralih memeluk Nasrani. Suaminya kecanduan minuman keras, dan meninggal tidak
dalam agama Islam. Dalam kesunyian hidupnya, Ummu Habibah selalu diliputi
kesedihan dan kebimbangan karena dia tidak dapat berkumpul dengan keluarganya
sendiri di Mekah maupun keluarga suaminya karena mereka sudah menjauhkannya.
Apakah dia harus tinggal dan hidup di negeri asing sampai wafat?
Jumat, 17 April 2015
Sofiah binti Huyai bin Akhtab (Wafat 50 H)
Nama dan Nasabnya
Nama lengkapnya adalah Shafiyyah binti Huyay bin Akhtab bin Sa’yah bin Amir bin Ubaid bin Kaab bin al-Khazraj bin Habib bin Nadhir bin al-Kham bin Yakhurn dari keturunan Harun bin Imran. Ibunya bernama Barrah binti Samaual darin Bani Quraizhah. Shafiyyah dilahirkan sebelas tahun sebelum hijrah, atau dua tahun setelah masa kenabian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam.. Ayahnya adalah seorang pemimpin Bani Nadhir.
Nama lengkapnya adalah Shafiyyah binti Huyay bin Akhtab bin Sa’yah bin Amir bin Ubaid bin Kaab bin al-Khazraj bin Habib bin Nadhir bin al-Kham bin Yakhurn dari keturunan Harun bin Imran. Ibunya bernama Barrah binti Samaual darin Bani Quraizhah. Shafiyyah dilahirkan sebelas tahun sebelum hijrah, atau dua tahun setelah masa kenabian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam.. Ayahnya adalah seorang pemimpin Bani Nadhir.
Kamis, 16 April 2015
Saudah binti Zam`ah (Wafat 54 H)
Walaupun Saudah binti Zum’ah tidak terlalu populer dibandingkan dengan istri
Rasulullah lainnya, dia tetap termasuk wanita yang memiliki martabat yang mulia
dan kedudukan yang tinggi di sisi Allah dan Rasul-Nya. Dia telah ikut berjihad
di jalan Allah dan termasuk wanita yang pertama kali hijrah ke Madinah.
Perjalanan hidupnya penuh dengan teladan yang baik, terutama bagi wanita-wanita
sesudahnya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalm. menikahinya bukan
semata-mata karena harta dan kecantikannya, karena memang dia tidak tergolong
wanita cantik dan kaya. Yang dilihat Rasulullab adalah semangat jihadnya di
jalan Allah, kecerdasan otaknya, perjalanan hidupnya yang senantiasa baik,
keimanan, serta keikhlasannya kepada Allah dan Rasul-Nya.
Rabu, 15 April 2015
Mariyah al-Qibtiyah (Wafat 16 H)
Seorang wanita asal Mesir yang dihadiahkan oleh Muqauqis,
penguasa Mesir kepada Rasulullah tahun 7 H. Setelah dimerdekakan lalu dinikahi
oleh Rasulullah dan mendapat seorang putra bernama Ibrahim. Sepeninggal
Rasulullah dia dibiayai oleh Abu Bakar kemudian Umar dan meninggal pada masa
kekhalifahan Umar.
Selasa, 14 April 2015
Juwairiah binti Harits bin Abu Dhirar (Wafat 56 H)
Telah kita ketahui bahwa setiap istri Nabi . itu memiliki suatu
kelebihan. Demikian juga halnya dengan Juwairiyah yang telah membawa berkah
besar bagi kaumnya, Banil-Musthaliq. Bagaimana tidak, setelah dia memeluk Islam,
Banil-Musthaliq mengikrarkan diri menjadi pengikut Nabi . Hal ini pernah
diungkapkan Aisyah, “Aku tidak mengetahui jika ada seorang wanita yang lebih
banyak berkahnya terhadap kaumnya daripada Juwairiyah.”
Senin, 13 April 2015
Hafshah Binti Umar (Wafat 45 H)
Hafshah binti Umar bin Khaththab adalah putri seorang laki-laki
yang terbaik dan mengetahui hak-hak Allah dan kaum muslimin. Umar bin Khaththab
adalah seorang penguasa yang adil dan memiliki hati yang sangat khusyuk.
Pernikahan Rasulullah . dengan Hafshah merupakan bukti cinta kasih beliau kepada
mukminah yang telah menjanda setelah ditinggalkan suaminya, Khunais bin Hudzafah
as-Sahami, yang berjihad di jalan Allah, pernah berhijrah ke Habasyah, kemudian
ke Madinah, dan gugur dalam Perang Badar. Setelah suami anaknya meninggal,
dengan perasaan sedih, Urnar menghadap Rasulullah untuk mengabarkan nasib
anaknya yang menjanda. Ketika itu Hafshah berusia delapan belas tahun. Mendengar
penuturan Umar, Rasulullah memberinya kabar gembira dengan mengatakan bahwa
beliau bersedia menikahi Hafshah.
Maimunah Binti Harits al-Hilaliyah (Wafat 50 H)
Maimunah binti al-Harits al-Hilaliyah adalah istri Nabi yang sangat mencintai
beliau dengan tulus selama mengarungi bahtera numah tangga bersama. Dialah
satu-satunya wanita yang dengan ikhlas menyerahkan dirnya kepada kepada
Rasulullah ketika keluarganya hidup dalam kebiasaan jahiliah. Allah telah
menurunkan ayat yang berhubungan dengan dirinya :
“.. dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukminin…” (QS. Al-Ahzab:50)
“.. dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukminin…” (QS. Al-Ahzab:50)
Minggu, 12 April 2015
‘Aisyah Binti Abu Bakar (Wafat 57 H)
Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam. membuka lembaran kehidupan rumah
tangganya dengan Aisyah yang telah banyak dikenal. Aisyah laksana lautan luas
dalam kedalaman ilmu dan takwa. Di kalangan wanita, dialah sosok yang banyak
menghafal hadits-hadits Nabi, dan di antara istri-istri Nabi, dia memiliki
keistimewaan yang tidak dimiliki istri Nabi yang lain. Ayahnya adalah sahabat
dekat Rasulullah yang menemani beliau hijrah. Berbeda dengan istri Nabi yang
lain, kedua orang tua Aisyah melakukan hijrah bersama Rasulullah.
Zainab binti Khuzaimah (Wafat 1 H)
Nama lengkap Zainab adalah Zainab binti Khuzaimah bin Haris bin Abdillah bin
Amru bin Abdi Manaf bin Hilal bin Amir bin Sha’shaah al-Hilaliyah. Ibunya bemama
Hindun binti Auf bin Harits bin Hamathah.
Khadijah bintu Khuwailid (Wafat 3 H)
Khadijah binti Khuwaild adalah sebaik-baik wanita ahli surga. Ini
sebagaimana sabda Rasulullah, “Sebaik-baik wanita ahli surga adalah Maryam
binti Imran dan Khadijah binti Khuwailid.” Khadijah adalah wanita pertama
yang hatinya tersirami keimanan dan dikhususkan Allah untuk memberikan keturunan
bagi Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam., menjadi wanita pertama yang
menjadi Ummahatul Mukminin, serta turut merasakan berbagai kesusahan pada fase
awal jihad pcnyebaran agarna Allah kepada seluruh umat manusia.
Langganan:
Postingan (Atom)